Rabu, 18 September 2013

PENYEBAB KOMPUTER ANDA MENJADI LAMBAT



Masalah pada komputer yang selalu lambat tentu sudah tidak aneh lagi, sebenrya apa sih penyebabnya?????? Kinerja sistem komputer (PC) maupun noteboook dapat menurun drastis jika tidak memperhatikan faktor yang mempengaruhinya. Komputer itu sendiriharus mendapatkan perhatian dan perawatan khusus agar selalu stabil, jika rusak berarti anda yang harus ke mall untuk beli komputer baru. Jika tidak diberlakukan semestinya, jangan kaget jika tiba-tiba komputer anda mendadak mati atau kerjanya sangat lambat. beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya: perlakuan terhadap komputer itu sendiri, pengaturan BIOS yang kurang maksimal, dan manajemen sistem operasi yang kurang teratur.
Yang dimaksud dengan perlakuan komputer adalah: mematikan komputer tidak sesuai prosedur (shutdown), CPU tidak pernah dibersihkan, komputer sering dipindah-pindahkan tempatnya, dan hal-hal yang dapat merusak komputer. Sedangkan yang dimaksud BIOS adalah pengaturannya tidak semaksimal sehingga dapat mengganggu sistem operasi. Jika komputer tidak pernah di-manage secara benar dapat mengakibatkan kinerja sistem operasi akan lambat.

            Untuk mengatasi hal itu diperlukan penanganan yang tepat seperti: melakukan Defragmenter secara berkala karena klo keseringan komputer bisa ngadat ya setiap 1-2 bulanlah, memasang software antivirus plus anti spyware, membuang software yang tidak digunakan, tidak memaksakan menggunakan softwareyang berat (memakan memory terlalu banyak atau yang memakan banyak kerja cpu, membuang sampah, dan tindakan lainnya yang mempengaruhi sistem operasi yang digunakan.

Oleh karena banyak yang menggunakan sistem operasi Windows maka di sini akan membahas beberapa faktor yang mempengaruhinya sehingga sistem tersebut menjadi sangat lambat.

Komputer yang kerjanya sangat lamban membuat kita kesal, ditambah lagi komputer sering hang padahal ada pekerjaan yang harus selesai segera mungkin. Semua itu membuat kita stress.

Ada dua faktor yang mempengaruhi kerja sistem komputer yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor Internal

Yang dimaksud dengan faktor internal adalah segala sesuatu yang berhubungan langsung dengan komputer itu sendiri, diantaranya:

- Banyak aplikasi yang terinstal

- Banyak file sampah

- Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up

- Manajemen Sistem tidak teratur

- Pilih Kinerja atau Penampilan (style)

- Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

Faktor Eksternal

faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya:

- Tegangan listrik yang tidak stabil

- Lingkungan yang berdebu

- suhu cpu pun perlu diperhatikan

Faktor Eksternal penyebab sistem komputer lambat

faktor eksternal yang dapat menghambat sistem kerja komputer diantaranya:

Tegangan listrik yang tidak stabil

Ada kalanya tegangan listrik yang ada di rumah kita tidak berjalan stabil alias naik turun. Hal tersebut bisa ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang bersama-sama. Misal: menghidupkan televisi, mesin air, lemari es (kulkas), dan komputer secara bersama-sama. Suatu saat mematikan mesin air yang tidak digunakan. Nah, jika kondisinya seperti itu tegangan akan mengalami perubahan naik-turun dan inilah faktor penyebab komputer dan monitor menjadi rusak.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya menggunakan UPS/stabilizer agar ketika listrik mati secara mendadak masih ada aliran listrik dan dapat melakukan shutdown sesuai prosedur.

Lingkungan yang berdebu

Debu yang menempel pada komponen komputer dapat mengakibatkan sistem kerja komputer akan terhambat. Bersihkan menggunakan kuas yang lembut, jangan menggunakan kemoceng karena bulu-bulunya akan rontok sehingga malah memperparah keadaan.

Komputer yang bekerja makin lambat perlu diidentifikasi sedini mungkin agar faktor-faktor penyebabnya dapat diniminalisasi. Oleh karena setiap hari bergelut dengan komputer, sedikitnya harus dapat menangani sendiri jika komputer mengalami masalah. Periksa dulu apa penyebab komputer tersebut menjadi lambat, jika sudah ditemukan faktor pemicunya segera atasi sendiri sebelum meminta bantuan orang lain.

Suhu cpu

Suhu cpu pun harus diperhatikan, karena dapat menghambat proses kerja dan dapat memperpendek usia cpu, apalagi bagi penggila overclock yang mengharuskan cpu harus terjaga suhunya dan membutuhkan pendingin ekstra

Faktor Internal penyebab sistem komputer lambat

Banyak aplikasi yang terinstal

Jika ingin menginstal software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstal software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil space komputer.

Banyak file sampah

Yang dimaksud file-file sampah adalah: file pada Recycle Bin, cookies, histroy IE, file bak, file temporary, dll).

Ketika menghapus file yang tidak digunakan, tidak secara otomatis file tersebut akan terhapus dari hardisk. Sebenarnya masih tersimpan dalam folder Recycle Bin, dan jika kita ingin mengambil file tersebut masih bisa. Hapuslah file-file dalam Recycle Bin karena seluruh file tersebut masih mengambil ruang hardisk. Pastikan Anda telah memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi

Banyak aplikasi yang terbaca ketika Start Up

Beberapa software ketika pertama kali diinstal menyediakan pilihan yaitu: ikon ditambahkan pada Desktop dan ikon ditambahkan pada Taskbar Quick Launch. Sebaiknya tidak perlu meletakkn ikon program tersebut dalam taskbar karena menjadi beban sistem komputer karena harus menyediakan memori tersendiri.

Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Jalankan menu Start kemudian pilih Run, ketikkan msconfig. Nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan ketika Start Up.

Manajemen Sistem tidak teratur

Komputer yang sering digunakan juga memerlukan penyegaran, salah satunya adalah dengan cara melakukan Scandisk dan Defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Idealnya satu minggu sekali, tergantung frekuensi penggunaan komputer. Meskipun sesuatu yang sepele, namun sering dilupakan banyak orang. Lakukan Scandisk secara rutin untuk memperbaiki hardisk yang sering crash akibat litrik mati secara mendadak atau hang.

Selain melakukan Scandisk, yang tak kalah pentingnya adalah Defragmentasi secara berkala. Hal ini sangat berguna ketika tingkat penggunaan komputer tinggi. File-file perlu ditempatkan sebagaimana mestinya agar ruang kosong tidak berantakan. Jika ruang penempatan file berantakan bisa mengakibatkan kerja komputer lambat.

Pilih Penampilan (style themes)

Bagi pengguna Windows XP sebaiknya memperhatikan hal ini agar kerja komputer lebih cepat. Memang penampilan Windows XP sangat bagus, ikon-ikon yang ditampilkan berwarna-warni dengan efek mengkilap. Perlu diketahui, tampilan windows yang bagus tersebut membutuhkan memori yang tidak sedikit. Makanya jangan heran bila semakin lama kerja komputer semakin lambat.

Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu Adjust for Best Appereance atau Adjust for Best. Jika memilih Adjust for best app maka lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer mememerlukan memori yang lebih. Hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan jika memilih Adjust for best performance maka lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga tampilan Windows XP akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap seperi windows versi sebelumnya.

Proses Shutdown tidak sesuai perosedur

Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari kian lambat saja. Kadang-kadang komputer langsung hang secara mendadak ketika sedang asyik bekerja. Kita akan mematikan komputer tersebut dengan cara menekan tombol Restart atau Booting. Hal ini dikerenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard tidak berfungsi.

Apabila sering mematikan komputer melalui tombol Booting, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan normal dan hardsik akan mengalami kerusakan (bad sector). Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami mati mendadak (hang).

Panduan Untuk Mengehentikan Program Yang Berjalan Dengan CMD



Untuk menghentikan proses (aplikasi dan service) yang sedang berjalan pada Windows saya yakin Anda sering melakukannya dari Windows Task Manager.
Selain cara tersebut, ada cara lain yang dapat Anda lakukan yaitu dengan melalui DOS Prompt. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke dos prompt dengan mengetikkan cmd dari menu Start – Run.
  2. Tulis tasklist dan tekan enter, maka akan tampil daftar proses yang sedang berjalan
       Cari nama proses yang ingin Anda stop, lalu cari nomer PID-nya.
  1. Misalnya Anda ingin menghentikan program Firefox, maka tulis: tskill 1844, lalu tekan enter.
  2. Selesai

CARA UPDATE AVAST SECARA OFFLINE




Pertama-tama, anda harus tahu Avast yang sedang anda gunakan itu versi berapa? Jika anda belum tahu versi berapa, ikuti petunjuk di bawah ini:

·                     Jalankan anti virus Avast.
·                     Pada bagian Summary, klik Current Status. Di situ anda akan melihat versi dari Avast yang sedang anda pakai.

Jika sudah tahu berapa versi Avast yang sedang anda pakai, ikuti petunjuk di bawah ini:

·                     Pergi ke halaman offline download Avast di http://www.avast.com/download-update
·                     Klik tombol download yang ada di bagian kanan, sesuaikan dengan versi yang sedang anda pakai.

·                     Tunggu sampai proses download selesai.

·                     Jika sudah selesai, jalankan file yang sudah anda download dan ikuti prosesnya sampai selesai. Jika file update meminta restart, restart komputer/notebook anda.
Selesai, sekarang anda memiliki anti virus Avast yang terupdate tanpa harus mengkoneksikan komputer/notebook ke internet.

Senin, 22 Juli 2013

Malware



Malware, merupakan singkatan dari malicious software (perangkat lunak berbahaya), yang terdiri dari pemograman (kode, script, kontent aktif, dan perangkat lunak lain ) yang di rancangan untuk menggangu atau menghalangi operasi, mengumpulkan informasi yang menuju pada hilangnya privasi atau ekspoitasi, atau mendapatkan akses yang tidak berhak kedalam sumber daya system, atau yang menunjukan perilaku merusak lainnya.
Sebuah perangkat lunak di pertimbangkan sebagai  malware lebih berdasarkan pada tujuan dari pembuatnya dari pada suatu fitur tertentu yang dimiliki. Malware melingkupi virus komputer, worms, trojan horses, spyware, adware, scareware, crimeware, kebanyakan rootkits dan  perangkat lunak ataupun program yang berbehaya dan tidak di inginkan lainnya.

Faktor yang membuat komputer rentan terhadap malware
·          Homogenitas, ketika semua komputer di dalam suatu jaringan menjalankan sistem operasi yang sama, ketika salah satu komputer terexploitasi, komputer tersebut dapat mengeksploitasi komputer yang lainnya.
·         Jumlah, sederhananya karena kebanyakan malware di tulis untuk menyerang sistem operasi windows, maka sistem windows lebih rentan terhadap malware.
·         Cacat sitem, malware memanfaatkan cacat pada design suatu sistem operasi
·         Code tanpa konfirmasi, code pada floppy disk, CD-ROM atau USB mungkin dapat dijalankan tanpa persetujuan windows.
·         Pengguna yang memiliki hak akes yang terlalu tinggi, beberapa sistem memperbolehkan semua pengguna untuk memodifikasi struktur internal sistem tersebut.
·         Code yang memiliki hak akses yang terlalu tinggi, beberapa sistem memperbolehkan kode yang di eksekusi  oleh seorang pengguna untuk mengakses semuah hak yang dimiliki oleh user tersebut.

Jenis Malware

1.     Virus komputer
Virus komputer merupakan jenis malware yang menyerang file  dan menggandakan diri ketika file yang terinfeksi di jalankan. Malware jenis ini menyebar melalui interaksi langsung pengguna yang tanpa sadar menjalankan atau memindahkan file yang terinsfeksi virus melalui Floppy disk, CD-ROM, flashdisk, transfer jaringan atau internet .
Virus komputer merupakan salah satu jenis malware yang menyerang file dan sering kali menggunakan teknik mengelabui dengan menampilkan icon seperti file dokumen atau pun dengan nama file yang memancing user untuk membuka file virus tersebut.

Sebuah virus komputer memiliki target tertentu seperti:
-          File yang dapat di eksekusi seperti file COM dan EXE
-          Volume boot records floppy disks dan partisi hardisk
-          Master boot record sebuah hardisk
-          Script general purpose seperti file batch, VBScript dan shell script
-          File autorun seperti autorun.inf
-          Dokumen yang mengandung macro seperti Microsoft word dan microsoft excel
Cara untuk mencegah serangan dari virus komputer adalah dengan menggunakan program antivirus yang terus terudate, dan juga menonaktifkan fitur autoplay yang terdapat pada system operasi, serta berhati hati dalam menjalankan atau membukan file-file yang tidak dikenal. Cara lain untuk berhati hati dalam membedakan  file asli atau file yang sudah terinfeksi adalah dengan mengatur sistem operasi untuk menampilkan ekstensi file sehingga kita dapat membedakan apakah file tesebut benar file dokumen dan bukannya file eksekusi yang memilki icon seperti document

2.     Worms
Worm (Cacing) komputer merupakan jenis malware yang menyerang dan menyebar melalui jaringan. Perbedaan antara worm dan virus adalah dari segi cara penyebaran dan penyerangan.

Seperti dijelaskan sebelumnya virus komputer menyebar melalui interaksi pengguna, menyerang file dan aktif jika dijalankan oleh pengguna. Sedangkan worm menyerang jaringan komputer denganmemenuhi jaringan dengan paket-paket sampah yang membuat koneksi jaringan terhambat dan tidak seperti virus, worm mampu menyebarkan diri sendiri melalui jaringan  denganmemanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada sistem komputer tanpa memerlukan interaksi dari pengguna dan akan terus menyebar membentuk sebuah jaringan komputer yang terserang malware yang dikenal sebagai Botnet.

Untuk menghindari serangan worm, update sistem operasi untuk menampal celah-celah keamanan yang terdapat pada sistem operasi dan juga gunakan sistem firewall.

3.     Trojan Horse
Trojan Horse merupakan perangkat lunak yang tampak berjalan sesuai fungsinya namun pada kenyataannya menfasilitasi akses yang tidak berhak ke komputer korban. Contohnya jika anda mendownload sebuah program pemutar musik gratis di internet dan menginstalnya, program tersebut berjalan dengan semestinya memainkan file-file musik namun secara diam-diam program tersebut memfasilitasi seorang hacker untuk mengambil data dari komputer anda atau pun sebagai media untuk memfasilitasi masuknya malware lain seperti worm, spyware dan adware dan tak jarang disisipkan kedalam program freeware.

Untuk mencegah masuknya trojan, gunakanlah program antivirus yang di update terus menerus dan juga hanya gunakan aplikasi-aplikasi yang telah di percaya.

4.     Spyware
Spyware adalah malware yang di rancang untuk mengumpulkan informasi tentang pengguna tanpa sepengetahuan pengguna. Malware jenis ini biasanya dengan sengaja diinstal oleh seseorang ke komputer korban atau pun oleh pengguna lain di komputer bersama seperti warnet dan kantor.

Tidak seperti virus dan worm, sebuah spyware umumnya tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan diri sendiri. Spyware umumnya dirancang untuk mendapatkan keuntungan finansial, oleh sebab itu jenis malware ini juga di juluki sebagai stealware (steal = mencuri) oleh media.
Salah satu jenis spyware adalah keylogger (seperti Refog keylogger dan lain-lain), keylogger adalah program yang akan mencatat karakter-karakter yang kita ketikan di keyboard, namun keylogger modern saat ini juga mampu mencatat situs-situs yang di kunjungi, text yang di copy paste, hingga program apa saja yang di jalankan. biasanya keylogger di gunakan orang untuk mencuri password, data kartu kredit dan lain-lain.

5.     Backdoor
Backdoor merupakan metode yang di gunakan oleh hacker untuk melewati sistem  autentifikasi normal (login) untuk melakukan akses remote ke sebua komputer sambil berusaha untuk tidak terdeteksi. Backdoor sendiri sering kali disusupkan melalui trojan dan worm.

 6.     Rootkit
Rootkit adalah perangkat lunak yang memungkinkan akses istimewa (root/administrator) secara terus menerus. biasanya hacker akan menginstall rootkit pada komputer program untuk mendapatkan hak akses root/administrator dan sering digunakan untuk membuat program tertentu berjalan tanpa terdeteksi. Rootkit sendiri dapat menyerang dalam berbagai mode yaitu user mode, kernel mode, dan boot mode (bootkit).

 7.     Adware
Adware adalah perangkat lunak yang secara otomatis memainkan, menampilkan, atau mendonwnload iklan kedalam komputer. Adware pada umumnya tidak berbahaya, namun, beberapa adware memiliki sifat yang serupa dengan spyware, dengan melakukan pencatatan informasi dan melanggar privasi dengan mencatat kegiatan user ataupun bersifat seperti sebuah keyloger.

8.     Scareware
Scareware merupakan sebuah program yang bertujuan untuk menakut-nakuti yang bertujuan memberikan efek psikologi sehinga mendorong korban untuk membeli produk yang ditawarkan.
Salah satunya adalah program yang mengatakan bahwa sebuah komputer terinfeksi virus, padahal komputer tersebut dalam keadaan baik, lalu si program menawarkan sebuah produk antivirus berbayar.

9.     Crimeware
Crimeware merupakan jenis malware yang bertujuan untuk meng-otomatisasi cybercrime. Crimeware di rancang untuk melakukan pencurian data identitas dengan tujuan untuk meraih akses account online servis finansial kemudian mengambil dana dari akun tersebut tanpa di ketahui untuk memperkaya penjahat yang mengendalikan crimeware tersebut.

Hal lain yang dapat dilakukan crimeware adalah, mampu mengarahkan alamat situs di browser korban ke arah situs yang dikendalikan  oleh pengendali crimeware walaupun alamat yang di masukan dibrowser adalah alamat yang tepat.

10. Wabbit
Wabbit merupakan jenis malware yang mampu menggandakan diri sendiri. Tidak seperti virus komputer, wabbit tidak menyerang program ataupun dokumen dan tidak seperti worm, wabbit tidak menggunakan menggunakan kemampuan jaringan komputer untuk menggandakan diri.

Wabbit akan menggandakan dirinya secara terus menerus pada sebuah komputer lokal sehingga memenuhi media penyimpanan dan mengganggu kinerja suatu sistem komputer.